Gelar Karya P5 SDN 2 Dirgahayu Angkat Semangat Wirausaha dan Cinta Budaya Lokal
Saijaannews, Kotabaru – SD Negeri 2 Dirgahayu sukses menggelar Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan nuansa budaya lokal yang kental, Senin (26/05/2025).
Kegiatan yang merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) tahun ajaran 2024/2025 ini diikuti seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.
Mengusung tema Kewirausahaan dan Gaya Hidup Berkelanjutan, kegiatan ini bertujuan menanamkan jiwa wirausaha, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan karakter cinta lingkungan dan budaya sejak dini. Kepala SDN 2 Dirgahayu, Hj. Yuli Nurlianti, S.Pd.SD, menyampaikan bahwa proyek ini melibatkan seluruh fase pembelajaran dari A hingga C.
“Anak-anak diberi ruang untuk berkreasi dengan memanfaatkan barang bekas menjadi produk bernilai guna dan ekonomi. Ini adalah langkah awal untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan berwawasan lingkungan,” ujar Yuli.
Selain pameran hasil karya siswa, kegiatan ini juga diramaikan dengan pertunjukan seni budaya lokal seperti musik panting dan tari Japin Melayu, yang disambut meriah oleh para tamu undangan. Penampilan ini sekaligus menjadi sarana pengenalan dan pelestarian budaya daerah kepada generasi muda.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mengumumkan pemenang lomba kebersihan antarkelas yang telah dilaksanakan selama satu tahun ajaran. Kegiatan ini merupakan yang pertama kali digelar dalam bentuk kolaboratif, melibatkan siswa, guru, komite sekolah, serta dukungan dari dinas pendidikan, pengawas, dan kepala sekolah sekitar.
Ketua Komite SDN 2 Dirgahayu, Surya Harli Wahyudi, S.Kom, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini.
“Kami sangat mendukung kegiatan P5 yang membangun karakter dan potensi siswa secara utuh. Semoga ke depannya kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi wadah pengembangan diri anak-anak, baik secara keterampilan, pengetahuan, maupun sikap peduli terhadap budaya dan lingkungan,” ucapnya.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari seluruh undangan dan diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus mengembangkan inovasi pendidikan berbasis karakter dan kearifan lokal.
